Artikel ini merupakan bagian dari makalah yang dibuat untuk memenuhi tugas Aspek Non Teknis dalam Pengelolaan Limbah dengan dosen pengampu Bapak Benno Rahardyan.

Analisis faktor merupakan pendekatan statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara sejumlah variabel dengan pengelompokkan variabel yang berhubungan erat satu sama lain yang disebut faktor. Analisis faktor tergolong metode interdependensi yaitu metode yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar objek dimana semua variabel berstatus sama, tidak ada variabel bebas yang menjadi prediktor bagi variabel tergantung, seperti yang terjadi pada regresi. Contoh lain dari metode interdependensi adalah analisis klaster dan multidimensional scaling. Pada dasarnya analisis faktor ini mencoba memberikan dimensi evaluasi yang lebih luas terhadap variabel-variabel terkait dengan permsalahan sehingga memudahkan penggambaran pola hubungan ataupun pengurangan data. Hal ini dilakukan dengan cara identifikasi hubungan yang terdapat dalam set variabel yang diobservasi (Teguh dan Prma, 2015).

Tujuan utama penggunaan analisis faktor adalah untuk merangkum informasi yang terkandung dalam setiap variabel sehingga dapat menjadi suatu set yang lebih ringkas dengan kemudahan interpretasi dan meminimalkan informasi yang hilang dari masing-masing variabel.

picture10
Gambar 1 Tahapan Pengolahan Data dalam Analisis Faktor (dalam Teguh dan Prima, 2015)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, analisis klaster meneliti hubungan interdependensi dimana pengaruh variabel bebas dipelajari secara bersama-sama maupun individu. Tujuan utama analisis klaster adalah untuk mengelompokkan objek (elemen) seperti misalnya orang, hambatan, partisipasi, produk, toko, perusahaan dan lain sebagainya ke dalam kelompok-kelompok yang relatif homogen berdasarkan suatu set variabel yang dipertimbangkan untuk diteliti. Objek di dalam kelompok harus relatif sama. Variabel pada analisis klaster harus jauh berbeda dengan objek dari klaster lain sehingga analisis klaster merupakan bagian depan dari analisis faktor dimana berfungsi untuk mereduksi banyaknya objek ke dalam klaster yang jumlahnya lebih sedikit dari objek asli yang diteliti misalnya 50 orang responden dikelompokkan menjadi 3 klaster dimana setiap klaster terdiri dari 10 orang (Sutanto, 2009; Silalahi, 2015).

Referensi

  • Silalahi, Ulber. 2015. Metode Penelitian Sosial Kuantitatif. Relika Aditama : Bandung.
  • Sutanto Hery Tri. 2009. Cluster Analysis. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. 5 Desember 2009. ISBN 978-979-16353-8-2. UNESA.
  • Teguh Anas dan Prima Kharisma. 2015. http://menrvalab.com/analisis-faktor/. (diakses tanggal 1/5/2016)

 

Analisis yang lebih lengkap, dapat dilihat pada link berikut :

Raw data and analysis

Makalah hasil analisis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s