Ketika saya membuat email saya menjadi “open access” banyak pishing dan spam yang masuk, mulai dari tawaran seminar, jurnal dan berbagai macam kegiatan akademik yang meragukan. Seperti email yang saya dapatkan beberapa waktu yang lalu :

Dear Bimastyaji Surya Ramadan,

I am xxx from Lambert Academic Publishing. Your work Β« Challenges and opportunities of microbial fuel cells (MFCs) technology development in Indonesia Β» from Environmental Engineering Department Faculty of Civil and Environmental Engineering Bandung Institute of Technology would be of interest to an international audience, and that is why I am writing to you. We know it is not conventional for a publisher to pro-actively reach out to authors, but we are not a conventional publisher.

Here is what it means for you:

  • free of charge publishing
  • simplified and fast publishing process
  • worldwide sales of your work
  • no commitments – you and only you remain the copyright holder of your work
  • access to eco-friendly Print-on-Demand technology

We are looking for authors in the field you have researched and your work has caught our interest. We are interested to publish it as a printed book. Let me know how this sounds to you and I can get back to you with a detailed brochure.

Sincere regards,

Reflek, saya senang dengan bahasa “penerimaan” tersebut, karena hasil pemikiran saya yang terpublikasi dalam prosiding terindex scopus (link) dihargai secara akademis. Bahkan, tidak ada judul atau nama yang salah tertera dalam email tersebut. “Free of charge publishing” terlihat begitu menggiurkan tetapi sekaligus membuat saya curiga dengan publisher ini.

Capture.PNG

Untuk memastikan kebenaran dan reputasi dari publisher ini, saya mencari tahu via researchgate, google dan beberapa blog yang memberikan review / ulasan tentang Lambert Academic Publishing (LAP). Dari sekitar 25 halaman komentar dalam pembahasan / diskusi online via researchgate, hampir semua menyatakan bahwa LAP termasuk Print Content Farm, yang mengambil keuntungan dari tesis atau disertasi atau laporan ilmiah dari para akademisi / peneliti sebagai bentuk publikasi yang tidak bereputasi. Dengan kata lain, mereka seperti tukang fotocopy di pinggir jalan yang meng-copy, menjual laporan dalam bentuk buku sekaligus mengambil keuntungan dari penulis dan menjualnya kembali dengan biaya yang tinggi tanpa memberikan royalti kepada penulis tersebut.

Selain LAP, terdapat pula AV Akademikerverlag GmbH & Co. KG (VDM) yang diketahui berada dalam satu grup publisher OmniScriptum. Saya mengutip beberapa ciri dari publisher sejenis ini dari link :

  1. Mereka mencari penulis dengan mengirimkan email massal kepada siapa saja yang baru menerbitkan tesis atau laporan penelitiannya;
  2. Mereka tidak menyeleksi – siapa pun yang mengajukan laporan penelitian, mereka akan menerbitkannya;
  3. Mereka tidak melakukan proses peer-review;
  4. Mereka tidak mengedit “buku”nya, dan “mempublikasikan” apa yang di-submit-kan dan kelihatannya mereka bertanggung jawab atas setiap perubahan yang dilakukan oleh penulis setelah diajukan;
  5. Penulis hampir pasti tidak akan pernah menerima royalti;
  6. Mereka tidak memasarkan “Buku-buku” tersebut;
  7. “Buku-buku” tersebut tidak masuk dalam banyak proses penilaian.

Cukup banyak kejahatan akademik yang dilakukan oleh para publisher jurnal maupun buku semacam ini. Hal ini terjadi karena publikasi merupakan ladang –farm- uang yang sangat menjanjikan. Para peneliti / akademisi yang membutuhkan publikasi untuk meningkatkan reputasinya, meningkatkan jabatan / karirnya, maupun sekedar berbagi ilmu kepada yang lain. Munculnya fake journals, bahkan bisa dikatakan sebagai kutukan bagi dunia akademis yang idealis. Jeffrey Beal, seorang pustakawan dari University of Colorado Denver pernah memberikan list journal yang meragukan dan tergolong predator, dengan ciri-ciri yang kurang lebih sama seperti LAP.

29_infographic-expand.png
Sumber untuk dibaca lebih lanjut tentang publisher dan jurnal yang baik : link

Oleh karena itu, sebagai seorang peneliti ataupun akademisi yang ingin mempublikasikan hasil karyanya harus benar-benar teliti dalam memilih. Meskipun web terkait list jurnal predator dari Jeffrey Beal telah dihapuskan, tetapi kita masih bisa mencari tahu kebenaran melalui testimoni, reputasi penerbit, dan berbagai informasi lainnya dari Google. So, let’s be aware!

Advertisements

One thought on “Sisi Gelap Dunia Publikasi Akademis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s